Air Asia, Good Promotion or Bad Promotion

Saya ingin sekali menanggapi cara beriklan Air Asia. Mohon maaf, ini tidak bermaksud menyudutkan pihak manapun. Sekilas ketika kita melihat iklan Air Asia akan terkaget-kaget dan tertarik dikarenakan harga murah yang ditawarkan. Bisa dibayangkan tiket Jakarta-Bangkok hanya Rp. 199.000,- bahkan ada tiket yang harganya cuma Rp. 8900,-

Berikut saya tunjukkan contoh nyata nya (lebih detail silahkan diperbesar).

airasia.jpg

Saya lihat promosi mereka Jakarta-Bali, tiket hanya Rp. 99.000,- setelah saya coba booking ternyata harga menjadi Rp. 260.000,-. Ketika kita akan membeli baru lah muncul harga administration fee, tax, fuel surcharge dan iuran wajib jasa raharja dimana itu semua jauh lebih besar daripada harga tiket yang dia umumkan. Bahkan dibeberapa kasus yang saya temukan harga yang dikenalan bisa mencapai lebih dari 800% harga promosi. Lihat gambar di bawah ini :

trikairasia.jpg

Melihat iklan ini saya merasa ini promosi yang kurang baik, bahkan akhirnya terkesan “menipu” customer. Model seperti ini hampir mirip terjadi dengan cara promosi operator seluler yang menampilkan sesuatu yang murah namun dibalik itu banyak persyaratan dan ketentuan yang diberlakukan. Kalau dalam bisnis operator seluler memang sudah terjadi perang harga (price war) dimana struktur pasar sudah mengalami hypercompetition. Namun saya tidak terlalu melihat hal ini terjadi di bisnis penerbangan. Contoh lah Garuda Indonesia masih mempertahankan positioningnya dalam mengutamakan quality services dibandingkan bersaing dalam harga.

Saya yakin model iklan seperti ini tidak akan memberikan efektifitas jangka panjang dan akhirnya hanya sebuah marketing gimmick yang akan segera dilupakan. Apalagi masyarakat sekarang sudah mulai cerdas dalam memilih jasa/produk yang terbaik.

Ditulis oleh,
Yuda Wicaksana Putra

2 Comments

  1. I found your site on technorati and read a few of your other posts. Keep up the good work. I just added your RSS feed to my Google News Reader. Looking forward to reading more from you.

    Mike Harmon

  2. Jaman sudah zaman akhir
    semua berusaha membuatpembohongan yang paling baik..


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a comment