Walikota & Pengambil Kebijakan Jogja Perlu Mendengarkan Aspirasi Publik

perbandingan-lampu-dan-poho

Masyarakat menginginkan agar para pengambil kebijakan dalam tata kota Yogyakarta dapat mendengarkan pendapat serta harapan warga Yogyakarta. Seperti contoh program pengadaan lampu Kelap Kelip Malioboro yang menelan dana APBD 800jt, ternyata dalam diskusi yang diikuti ribuan warga mayoritas masyarakat menginginkan adanya prioritas penghijauan guna menjadikan Malioboro lebih sejuk, indah dan nyaman.

Mungkin berikut beberapa masukan buat Pemerintah Kota maupun Provinsi yang coba saya simpulkan dari diskusi yang kita coba angkat di social media :

1. Sebaiknya dilakukan penghijauan di Malioboro supaya lebih asri, sejuk dan nyaman bagi pejalan kaki. Selain itu penghijauan untuk kepentingan jangka panjang agar Jogja lebih sehat. Saat ini dirasakan Malioboro terasa gersang dan panas.

2. Sinar lampu tersebut malah menyilaukan pengendara kendaraan bermotor sehingga dianggap menggangu. Oleh karena itu perlu dipertimbangkan untuk diatur kembali.

3. Untuk menciptakan kemeriahan tidak harus dengan lampu warna warni yang kesannnya glamour layaknya lampu disco. Contoh lah lampu khas Malioboro yang dari dulu bentuknya unik dan klasik itu nampak sederhana dan bersahaja sesuai kultur Yogyakarta dengan lampu yang terang dan dijaga tidak mati itu pun bisa menciptakan kemeriahan Malioboro.

4. Bentuk tempat lampu nya dianggap aneh dan tidak menarik, padahal Jogja adalah kota seni gudangnya para seniman dan designer. Harusnya desain pengembangan kota memperhatikan unsur estetika. Tolong tonjolkan karakter dan kekhasan Yogyakarta.

5. Biaya nya sangat mahal dan diambilkan dari dana APBD. Sehingga dianggap pemborosan anggaran. Jika misalkan digunakan untuk penghijauan maka lebih banyak manfaatnya dan akan lebih menghijaukan Malioboro.

6. Lampu malah boros energi dan membutuhkan maintenance yang tidak sedikit untuk listrik sedangkan jika ditanam pohon maka pohon tersebut menghasilkan Oksigen (O2) yang kita butuhkan. Sudah saatnya Jogja juga berkontribusi dalam upaya Go Green.

7. Warga Jogja dengan kesadaran sendiri dan kecintaan terhadap Yogyakarta siap membantu Pemerintah menyumbangkan 1 Pohon 1 Warga, jika ada 1000 warga Jogja Malioboro nantinya akan terlihat hijau dengan adanya 1000 pohon warga Jogja. Diharapkan pemerintah mau merawatnya kelak.

8. Pada prinsipnya warga juga menyukai ada penerangan lampu yang indah membuat Malioboro nampak cantik, namun keinginan menghijaukan Malioboro menjadi prioritas warga saat ini.

9. Seharusnya pengembangan Kota Jogja khususnya Malioboro direncanakan secara matang, terkonsep dan berkelanjutan. Seperti halnya Pembongkaran tanaman di Malioboro diganti rumput. Dan ternyata rumput mati karena kurang terawat dan akhirnya dijadikan beton. Jangan sampai dana masyarakat melalui APBD dihabiskan dengan proyek-proyek yang tidak berkelanjutan dan kemanfaatan jangka panjang.

10. Dan masih banyak lagi yang bisa dibaca di koment FP KOTAJOGJA usulan warga Jogja. Akses disini : http://on.fb.me/1arcy4X

Ayo warga Jogja yang mau kasih saran dan tambahan silahkan komen disini. Silahkan di share. Maturnuwun

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s